Tidak diragukan lagi bahwasannya Allah Swt adalah Wujud Yang Maha Kaya (tidak membutuhkan), jika demikian, mengapa manusia diciptakan? Apa tujuan dari penciptaanya? Dengan kata lain; apa diballik tujuan penciptaan manusia? Tidakkah hal ini berarti bahwa Dia (Allah Swt) adalah wujud yang melalui tujuan penciptaan manusia membutuhkan atas sesuatu? Kalau seandainya tidak mempunyai tujuan, berarti perbuatan Allah Swt tsb adalah sia-sia?
Untuk mengatasi persoalan diatas, tidaklah terlepas dari dua pokok proposisi:
1. Allah Swt, sebagai Wujud Yang Maha Sempurna, dan tidak membutuhkan, juga bagiNya tidak mempunyai tujuan dalam pencapaian suatu kebutuhan.
2. Perbuatan Allah Swt tidaklah menuju kesia-siaan, haruslah bagiNya meraih tujuan. Tujuan tersebut berkenaan dengan tindakan (objek),bukanlah bagi pelaku perbuatan(subjek).
Mereka yang memaparkan persoalan ini, tentunya menyakini bahwa perbuatan Allah sama seperti mahlukNya dan menggambarkan bahwa Allah Swt sebagai Maha Sempurna Yang Absolut yang tidak memiliki kekurangan , haruslah bertujuan dibalik tindakan perbuatanNya. Dikarenakan, ketika perbuatan Allah Swt tanpa tujuan, akan melahirkan sebuah tindakan yang sia-sia.
Allah Swt Maha Kaya dan Sempurna, tidaklah memiliki kekurangan yang mendasari sebuah tindakan untuk mencapai tujuan. Sebagaimana ulama’ teologi berkata: “Sesungguhnya perbuatan Allah tidaklah didasari oleh tujuan.” Pengertiannya adalah; sesungguhnya manfaat dan tujuan tersebut bukanlah akan kembali pada zat Allah, dikarenakan bagaimana mungkin Dia sebagai Pemilik Kesempurnaan yang Absolut menjadikan dan menutupi diriNya dengan kekurangan.
Namun, seandainya kita katakan bahwa Allah Swt tidaklah mempunyai tujuan dalam penciptaan makhluk dan alam, berbeda kalau kita katakan bahwa hasil ciptaannya adalah perbuatan yang sia-sia. Disini adanya perbedaan antara lain kaum materalisme berpendapat tidaklah mempunyai tujuan dari penciptaan alam dan manusia. Adapun dalam kalangan muslim mengatakan dibalik penciptaan alam dan manusia dari sisi Allah Swt dibalik hikmah penciptaan adanya maksud dan tujuan,dan dengan keyakinan yang jelas menyatakan adanya maksud dan tujuan dibalik semua perubahan dan pergerakan alam sekitar. Dalam alqur’an Allah Swt berfirman: “ Maka apakah kamu mengira, bahwa Sesungguhnya kami menciptakan kamu secara main-main (saja), dan bahwa kamu tidak akan dikembalikan kepada Kami?(QS Al-Mukminun ayat 115) dalam surat lain, Allah Swt berfirman:. “…………..Dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): “Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan Ini dengan sia-sia, Maha Suci Engkau, Maka peliharalah kami dari siksa neraka.”(QS Al-Imran ayat 191), juga dalam ayatNya : “ Dan tidaklah kami ciptakan Iangit dan bumi dan segala yang ada di antara keduanya dengan bermain-main”. (QS Anbiya’ ayat 16)
Maksud dan kandungan ayat-ayat diatas bahwasanya Allah Swt menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya itu adalah dengan maksud dan tujuan yang mengandung hikmat. Poin penting adalah tidaklah maksud dan tujuan tersebut kecuali untuk kesempurnaan makhluk tidaklah bagi kesempurnaan zatNya (Allah Swt). Oleh karenanya, tujuan dari penciptaan, menyampaikan pada semua makhlukNya akan kesempurnaannya, tanpa manfaat bagiNya sehingga tidaklah menjadikan perbuatanNya sia-sia.
Dan manusia akan meraih kesempurnaan dirinya melalui jalan ibadah dan beramal, dan di dalam ibadah dan amal itu sendiri mengandung sifat kesempurnaan, dan kesempurnaan ini akan dicapai manusia setelah kematian menjemputnya. Yang merupakan kehidupan yang terbaik dari sisi jasmani dan rohani. Dengan kata lain, dunia tempat bercocok tanam dan akhirat tempat memetik hasilnya.

Kesempurnaan absolut-Nya yang meniscayakan manusia dan seluruh makhluknya diciptakan.
Kesempurnaan sejati yang hendaknya dicapai oleh manusia.
Terima kasih, atas tambahannya.
Sebagai tambahannya juga, bahwa Allah SWT menciptakan manusia untuk beribadah kepada-Nya tanpa pamrih, seperti dalam firman-Nya dalam QS. Adz Dzaariyaat ayat 56, yang artinya: “Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka menyembah-Ku”.
Alhamdulillah Ya Allah. Terima kasih telah berbagi ilmu.
HHHM… YANG KURANGNYA ADALAH AYAT-AYAT NYA.. KENAPA PENJELASANNYA CUMA ITU-ITU AJA. KENAPA AYAT-AYAT ALQURAN TIDAK DIMASUKKAN?????????????????
tolong ditegasin dongapa tujuan penciptaan manisia.tulisannya msah ngambang.
[...] unieq di Apa Dibalik Tujuan Penciptaan… [...]
Alhamdulillah, segala Puji hanya bagi Allah.
Ditegaskan dalam Al-Quran surat :
*51 (Adz Dzariyat) ayat 56. Dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka mengabdi kepada-Ku.
*1 (Al Baqoroh) ayat 30. Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para Malaikat: “Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi.” Mereka berkata: “Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan Engkau?” Tuhan berfirman: “Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui.”
Dari 2 ayat diatas dapat disimpulkan bahwa tujuan diciptakannya manusia (dari sisi manusia) adalah untuk mengabdi kepada Allah dan menjadi khalifah atau pemimpin di muka bumi ini.
Lalu bagaimana tujuan penciptaan manusia dari persepsi Allah ? kita tidak boleh dan tidak bisa mengira-ngira, tapi dalam hal ini saya mencoba menjelaskan berdasarkan firman Allah dalam surat :
*20 (Thoha) ayat 14. Sesungguhnya Aku ini adalah Allah, tidak ada Tuhan (yang hak) selain Aku, maka sembahlah Aku dan dirikanlah shalat untuk mengingat Aku.
Berdasarkan ayat di atas kalau boleh saya tambahkan bahwa tujuan Allah menciptakan manusia adalah agar Allah dikenal oleh makhlukNya.
Wallohu a’lam
Permisi……….
Kesimpulan Bahasan Sdr ESPE untuk Tujuan Utama Penciptaan MANUSIA & JIN untuk “MENGENAL” adalah paling mendekati….hanya harus di kaji lagi “mengapa kok mengenal”…………….
Maaf…cuma timbang saran……Jika membahas masalah ini ….maka yang menjelaskan adalah Sang AHLI HIKMAH……agar tidaj menimbulkan bias dan salah persepsi.
ralat surat Al Baqoroh adalah surat 2
ralat surat Al Baqoroh adalah surat 2
masyaAllah, artikel yang disampaikan perlu ditambahkan pembahasannya lagi yang secara spesifik agar tidak terlalu mengambang,,,truz bagus jika ditampilkan tulisan arabnya dari ayat-ayat Al-Qur’an……
Mengapa Allah menciptakan manusia? Allah menciptakan manusia untuk menyembah kepadaNya, tetapi kenapa? Mengapa Allah menciptakan jin, malaikat, dan manusia tidak lain hanya untuk menyembahNya?
wah Allah is the real lord
Tanya: Ustadz, Betul Penciptaan tidak sia-sia dan salah juga kalo Tuhan butuh di sembah, tapi saya belum nangkep Mengapa Allah ingin menunjukkan keagungan-Nya dengan diciptakan manusia, padahal tanpa perlu menunjukkannya juga Allah sudah Agung. dan benar Dengan diciptakan semua ini adalah bukti bahwa Allah adalah Maha segalanya, seperti seorang Profesor, dia tidak akan kelihatan hebatnya kalo dia dengan ke-profesoran-nya tidak menciptakan penemuan2. Mohon penjelasannya yah Stad !
@Mendengar:
Benar bahwa Allah sudah Agung tanpa atau dengan penciptaan manusia. Tapi tujuan akhir penciptaan manusia itu sendiri adalah kesempurnaan manusia. Kesempurnaan manusia bisa dicapai dengan beribadah kpd Allah Swt. Itu sebabnya Allah mengutus para nabi dan rasul termasuk para imam zaman sampai Hari Kiamat untuk membimbing manusia dan memastikan bahwa tujuan kesempurnaan manusia bisa dicapai.
Jadi, kesimpulannya apasih tujuan Allah menciptakan manusia?
thank’s unuk tulisannya..
maaf,pembahasannya masih belum jelas
Sebenernya, menurut saya yang rendah ini, kalimat arabnya kan ibadah dari kata abdi, jadi sesungguhnya jin dan manusia itu diciptakan untuk mengabdi kepadanya.
Kalo menyembah, misal saja seorang jenius menciptakan robot pintar, sebagai abdinya dia diperintahkan untuk membantunya sebagai abdi mengurus rumahnya misalnya.
Kalo semisal si robot kerjaannya nyembah2 terus sama si jenius tadi tapi urusan rumah kececer, pasti bikin sebel kan.
Just a comment
Peace
btw, nice blog, love it
Ustad, tlsan di ats mnrt sy msh mngambng, blm ada jwbn dr p’tnyan ‘apa tujuan Allah mnciptkan manusia, jin, malaikat, bumi dan seluruh ta” surya’ blhkah saya mengira-ngira? Sy kra Allah menciptakan makhluk’y, tata surya dan surga serta neraka tdk lain hanya sbg permainan utk menghilangkan rasa bosan! Mengapa Ia menciptakan kita kalau Dia sangat sempurna? Dan Drmnkah Allah brsl? Terima kasih Mhn maaf bila sy slh b’kt…
assss
begitu rupanya..namun di balik terciptanya manusia
allah berfirman,” dan aku tidak menciptakan mausia dan jin melainkan agar mereka beribadah kepadaku”. apakah allah memberiakan iformasi bahwa tujuan penciptaan manusia dan jin agar mereka beribadah kepada nya. bukan karena allah membutuhkan ibadah tapi manusai lah yang membutuhkannya. apa seperti itu?
subhanalloh moga bermanfaat ilmu ini amien, yang terpenting buat manusia sekarang adalah hidupnya….amalannya…….itulah sesungguhnya hidup, bukan dengan akal, tapi dengan hati, akal hanya jalannya saja tapi hati itulah sebenar hakekatnya….sekarang banyak manusia belajar agama dengan akal belajar ilmu dengan akal akibatnya yang ada demo dan saling menghujat, karena yang dipertentangkan benar dan salah, jadi selalu runcing saja perbedaannya….karena filosofinya saat kita berjalan masa depan tetap punya alloh bukan karena ilmu yang mumpuni atau agama itu sendiri
Allah menciptakan manusia karena dia memandang hal itu BAIK. atau dengan kata lain : adalah Baik saat manusia itu diciptakan.
Karena dia memandang itu BAIK, maka dia juga menciptakan hal2 lain sebagai pelengkapnya. Dan sekali lagi Tuhan melihat itu semua BAIK.
saran saya :
Berangkatlah dari kesadaran bahwa Tuhan itu Baik. Dan dia senang menciptakan manusia, karena hal itu BAIK.
Sebagai manusia kita senang diciptakan oleh TUHAN karena Dia memandang kita BAIK. Maka berbuat baiklah dalam hidup ini.
aslmkm,
sangat bagus artikelnya, afwan sblumnya, jk boleh ana minta ijin untuk memposting beberapa artikel dr blok antum ke blog ana?
insyallh dg tetap nyebutkan sumber artikelnya…
terima kasih ne informasinya….. pas banget lagi nyari materi tentang ayat2 yang memebahas tentang mengapa manusia diciptakan…………….
mantafffffffffff
ijin nimbrung, kl bl copy dikit bahannya y…
@ mendengar:
“…tapi saya belum nangkep Mengapa Allah ingin menunjukkan keagungan-Nya dengan diciptakan manusia, padahal tanpa perlu menunjukkannya juga Allah sudah Agung. dan benar Dengan diciptakan semua ini adalah bukti bahwa Allah adalah Maha segalanya…”
garis bawahi -> “padahal tanpa perlu menunjukkannya juga Allah sudah Agung”
listen to yourself. darimana kita tahu Allah sudah agung kalau kita TIDAK diciptakan ? itulah kenapa kita disini. lagipula, kembali ke titik paling fundamental, tidak semuanya perlu tujuan. Allah Maha Tahu apa yang Ia kerjakan.
Saya bosan dengan jawaban yang itu2 saja. Tetap tidak ada jawaban lain selain untuk menyembah dan beribadah saja? Apakah sesimple itu? Mengapa Allah menyembunyikan niatnya? Apakah seorang Profesor tdk ada artinya apabila tidak ada mahasiswanya? Apakah Allah menciptakan manusia semata mata untuk mengakui eksistensinya saja? Jangan2 manusia itu sendirilah yang merupakan “kelemahan” Allah?
God, please help us.
kalau menurut saya, allah menciptakan manusia. tak dpat diket. tjuanny ….
karna sudah seharusnya kita sbg manusia bersyukur telah diciptakan ke dunia, bayangkan bagaimana rasanya klo kita tak pernah tercipta. jdi kita tak sepatutnya menyelami pengetahuan tentang allah, jika itu hanya dapat mengurangi keimanan kita. cobalah saja tuk mensyukuri yang tlah allah berikan kpd kita, meskipun seandainya surga dan neraka tak prnh ada, dan setelah mati kita musnah begitu saja, maka shalatlah dan beribadah sebagai sebuah pengabdian mahluk kepada sang khalik. by a denis tea euy………
Tujuan manusia didiciftakan sebenarnya bukan hanya untuk menyembah Allah SWT . Kalau Allah mau minta sembah ,mengapa ia tdk menciftakan makhluk yg taat saja , misalkan malaikat semuanya tanpa ada manusia.
Nah , Allah menciftakan manusia bukanlah minta sembah belaka ,melainkan kita sbg manusia diinginkanNya utk merawat alam semesta dan menjaga keseimbangannya ,dgn kata lain ,manusia merupakan khalifah dimuka bumi ini.
Karena Allah tdk hanya minta sembah ,maka Ia menyuruh kita sholat bukan hanya minta sembah ,melainkan ada tujuan lain dari sholat. Kita sdh tau ,dlm islam ada hablum minallah dan hablum minan nas ,yaitu hubungan manusia dgn Allah dan hubungan manusia dgn manusia. Jadi ,dalam semua ibadah kita , baik sholat ,zakat dan berhaji , ketiganya mencakup keduanya ,yaitu hablum minallah dan hablum minannas. Sholat yg kita lakukan tdk lah berjuan menyembah Allah belaka ,melainkan ada tujuan lain. Dgn gerakan2 sholat dan waktu yg ditentukan ,kita dilatih menjadi org yg taat thdp peraturan ,baik peraturan Allah ataupun peraturan bermasyarakat. Dgn dianjurkannya sholat berjamaah ,kita diharapkan bisa bertatap muka dan bersilatur rahmi dgn sesama manusia , begitu jgn dgn zakat dan haji.
manusia memang utk menyembah tapi itu yang mendapat manfaat manusia bukan Alloh yg mendapatkan manfaat. ya seperti penjelasan cahaya islam…..begitu ya…..kawan
Jika Nabi Adam As tidak memakan buah terlarang, apakah seluruh umat manusia masih berada di syurga sampai sekarang?
sesungguhnya otak kita terlalu kecil untuk mengetahui tujuan ALLAH, ibarat kita ingin memindahkan air yg ada dilaut kedalam sebuah galian sumur kecil yg kita buat sendiri… sangat mustahil… jadi sebagai manusia yg lemah kita perbanyak ibadah aja…
Haahg.. Argument nya msh ngambang semua. Krna mnusia tk ckup kuasa utk mnjwb. Gmn mau jwb. Lhawong Tuhan tdk prnh mnampakkan wujudnya. Di tab sblah, ada orag coment,kl kita itu hidup hnya disibukkan dgn hal2 yg mrepotkan n diberikan krjaan yg kdag2 jg gk pnting.hnya utk makan. N tau2 mati bgtu saja. Dia jg blg kl Tuhan mugkin emg lg bingung mau ngapain.akhirnya iseng2 nyiptain mnusia. Yg brbuat baik dmasukkan surga. Yg jahat dibakar di neraka. Its simple. Ya sprti profesor yg nyiptain robot.kl rbotnya brjalan tdk sprti hrpan,tinggal bakar saja. Tp diluar itu smua.Alloh SWT mngjarkan kita utk berbuat yg baik2 saja.tp…?? Knp dciptakan mnusia dgn dibekali sfat jahat n trcela jg?? Yahh.. Tmbah bingung lg. Apa emg Tuhan bneran lg btuh hiburan, Ya Alloh, maafkan hamba ini. Tp egkau ciptakan aq jg dgn sifat ingin tau. Jd wajar kl hamba ingin tau
Astaghfirullah aladziem.. Mohon pencerahannya pak ustad.. Saya sdag bingung