Hikmah

Asyura Sebagai Momentum Persatuan Umat

Posted on Updated on

download
Peringatan untuk mengenang tragedi 10 Muharram (Asyura) ini sudah sejak lama ada dipelbagai wilayah di Nusantara. Tragedi 10 Muharram adalah peristiwa terbunuhnya Husain ra di Karbala. Ketika itu pasukan Yazid  berjumlah sekitar 40 ribu memerangi pasukan cucu baginda Rasulullah saw, Husain ra  yang berjumlah 72 orang, sebuah  fakta sejarah yg tidak bisa dipungkiri. Adapun Yazid adalah anak keturunan dari Bani Umayyah dan ayahnya bernama Muawiyah bin Abi Sufyan, diklaim oleh para ulama baik Ahlussunnah maupun Syiah bahwa ia seorang fasik, peminum khamar (bir), penggemar tari-tarian, pemelihara anjing dan monyet dan berprilaku buruk kepada siapapun.

Baca entri selengkapnya »

Apakah Kita Telah Berpuasa Secara Benar?

Posted on Updated on

images (6)

Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan kepada kamu berpuasa seperti juga yang telah diwajibkan kepada umat sebelum kamu agar kamu menjadi orang yang bertakwa. (QS al-Baqarah, 183).

Inilah ayat yang mewajibkan kita berpuasa.  Diakhir ayat disebutkan “…agar kamu menjadi orang bertaqwa.”  Sedangkan makna ‘tagwa’ di sini adalah sesuai dengan hadis Imam Ali bin bi Thalib, “Al-Muttaqi limani taqa anil maksiah wa istm (Orang bertakwa adalah orang yang menjaga dirinya dari perbuatan maksiat dan dosa.”  Jadi bagaimana yang Allah kehendaki dari para hamba-Nya yang berpuasa, supaya mereka bertakwa?

Baca entri selengkapnya »

Apakah Kebenaran Itu Milik Mayoritas?

Posted on Updated on

images (7)

Pertanyaan: Jika Syiah adalah mazhab yang hak (benar), mengapa para pengikut Syiah adalah kaum minoritas? Dan para pengikut Ahlusunnah adalah mayoritas?

Jawaban: Ke-mayoritas-an tidaklah identik dengan kebenaran, dan ke-minoritas-an tidak pula identik dengan lawan kebenaran. Di sepanjang era dakwah para nabi, hingga masa Nabi Nuh as dan Rasul saw, kaum mukmin di masa itu sebagai kaum minoritas.

Baca entri selengkapnya »

Apakah Filsafat Puasa?

Posted on Updated on

images 3

Puasa dalam wujud manusia memiliki berbagai dimensi dan dampak yang begitu banyak, baik dari sisi materi maupun maknawi (spiritual), dan yang paling penting dari semua dimensi yang ada adalah dimensi akhlak dan pendidikannya.

Di antara manfaat penting yang ada dalam puasa adalah melembutkan jiwa, menguatkan kehendak yang ada dalam diri dan menyeimbangkan insting.

Baca entri selengkapnya »

Al-Quran dan Karomah Para Wali

Posted on Updated on

images 2

Al-Quran menukil tentang karomah para wali Allah sebagai pengaruh dari kesempurnaan ruhani, dengan izin Allah yang mampu mengendalikan alam takwini. Contoh para wali yang memperoleh maqam demikian adalah:

Kemampuan Yusuf Menyembuhkan Mata Ayahnya.

Disebabkan karena berpisah dengan Yusuf as, Ya’kib as selalu menangis di sepanjang tahun dan mengalami kebutaan di akhir masa kehidupannya. Setelah melewati beberapa tahun, Yusuf as mengutus salah seorang prajuritnya untuk pergi ke Kan’an. Beliau as memerintahkan kepadanya untuk mengusapkan baju beliau ke wajah ayahnya, Ya’kub as agar memperoleh kesembuhan.

Baca entri selengkapnya »

Maqam Para Wali dan Kekuatan Supranatural

Posted on Updated on

Pertanyaan: Apakah para nabi dan wali memiliki kekuatan supranatural?

Jawaban:
Alam penciptaan adalah alam sebab dan akibat, setiap individu memiliki potensi memperoleh karunia ‘kemampuan Ilahiyah’ melalui kehendak dan izin-Nya. Kekuatan yang luar biasa itu tidak dapat dihasilkan oleh seorang hamba yang lemah keimanan terhadap-Nya.

Perbuatan di luar batas kemampuan manusia biasa dan adanya kesempurnaan ruhani dan jasmani para wali Allah disebabkan oleh pencapaian mereka pada maqam tersebut, melalui penghambaan dan pengamalan atas esensi ajaran-ajaran Islam, hingga mereka sendiri dikatakan sebagai para petunjuk menuju jalan yang lurus.

Baca entri selengkapnya »

Apakah Makna Pertemuan Dengan Allah Itu?

Posted on Updated on

Kata pertemuan dengan Allah (liqa’ Allah) disebutkan berulang-ulang dalam al-Qur’an yang benar-benar memiliki arti “kehadiran di akhirat” . Jelaslah maksud dari “pertemuan dengan Allah” bukanlah pertemuan secara fisik seperti halnya pertemuan manusia dengan manusia lainnya yang saling berhadapan.

Baca entri selengkapnya »

Apa Dibalik Tujuan Penciptaan Manusia?

Posted on Updated on

 images (1)

Tidakdiragukan lagi bahwasannya Allah Swt adalah Wujud Yang Maha Kaya (tidak membutuhkan), jika demikian, mengapa manusia diciptakan? Apa tujuan dari penciptaanya? Dengan kata lain; apa diballik tujuan penciptaan manusia? Tidakkah hal ini berarti bahwaDia (Allah Swt) adalah wujud yang melalui tujuan penciptaan manusiamembutuhkan atas sesuatu?Kalau seandainya tidak mempunyai tujuan, berarti perbuatan Allah Swttsb adalah sia-sia?

Untuk mengatasi persoalan diatas, tidaklah terlepas dari dua pokok proposisi: Baca entri selengkapnya »

Efek Dosa Dalam Kehidupan Manusia

Posted on Updated on

Saint Augustine(354-430), seorang filosof &cendikiawan nasrani menyakini bahwa perlakuan sebuah ‘dosa’ akan menghalangi untuk memperoleh ma’rifat. Ini adalah sebuah ungkapan yang penuh makna dan mengandung sisi kebenaran dari konteks kalimatnya. filosof yang telah kita tinggalkan sekian abad lamanya, namun pandanganya masih terdengar baru di telinga kita. Namun secara de fakto, filosof ini mendapatkan sebuah ilham pemikiran tersebut masih dalam sebuah tatanan doktrin ajaran gereja, yang berpijak pada semua kesalahan dan dosa yang pernah mereka lakukan adalah hasil dari dosa dan kesalahan yang diperbuat oleh Adam sebagai bapak manusia. Juga berkaitan dengan permasalahan pensaliban Isa Al-Masih dianggap sebagai tebusan terhadap dosa manusia. Yang pada akhirnya, kitapun menyangsikan kebenaran pandangannya. Baca entri selengkapnya »

Nilai Pengorbanan Yang Lestari

Posted on Updated on

emam-hosain-17_resize_resize.jpg

Mempelajari sejarah akan membuat kebaikan bagi kita di masa mendatang, dengan itu akan mengambil ibarat atas kejadian di masa lampau sebagai suatu ‘pesan’ berharga di masa yang akan datang. Juga memberikan cerminan langkah-langkah yang positif dan cemerlang setelahnya. Menggali sejarah terhadap naskah-naskah literatur Islam yang sepertinya ortodoks, tidak tersentuh oleh kajian-kajian yang memadai,yang akan membuat kemandekan bagi riset perkembangan sejarah Islam.

Baca entri selengkapnya »